Ibu RT Ngomongin Politik: Tentang Beragam Pemahaman Mengenai Politik Saat Ini

1
Politik, foto: cameotv.com
Kalau ditanya, ibu rumah tangga boleh gak sih ngomogin soal politik? Tentu jawabannya boleh-boleh saja dong. Dari pada ngomongin tetangga sebelah atau ngebahas isu berakhirnya rumah tangga artis alias ngegosip. Karena berita politik kini telah menjadi topik yang dibicarakan oleh segala lini masyarakat, mulai dari kalangan bawah, menengah sampai ke kalangan elit masyarakat.
Berita politik memang tidak akan pernah habis untuk dibahas dan menjadi topik yang hangat diberikan setiap harinya, karena memang bangsa kita sangat lekat dengan kehidupan politiknya. Sebut saja dengan banyaknya parpol atau partai politik yang memiliki visi  dan misinya masing- masing, di mana masyarakat dengan bebas dapat memilih partai politik mana yang dapat mempejuangkan hak-haknya sebagai warga negara. Pemberitaan politik yang simpang siur bahkan dikaitkan dengan agama ataupun ras, merupakan topik yang sedang hangat dibicarakan, namun alangkah lebih bijak jika kita tidak terpengaruh dengan berita yang belum pasti untuk tetap menjaga persatuan bangsa. Sebagai masyarakat yang awam terhadap pengetahuan politik, sebaiknya kita lebih mencari dan menggali lebih banyak informasi yang sebenar-sebenarnya mengenai berbagai acam pembicaraan yang dapat memicu perpecahan.
Berita politik sendiri dapat ditilik dari sudut pandang yang berbeda, di antaranya politik adalah usaha yang ditempuh warga negara untuk mewujudkan kebaikan bersama. Selain itu, politik juga dapat diartikan sebagai hal yang berkaitan dengan penyelenggaraan pemerintahan dan negara. Politik merupakan kegiatan yang diarahkan untuk mendapatkan dan mempertahankan kekuasaan di masyarakat, dan politik adalah segala sesuatu tentang proses perumusan dan pelaksanaan kebijakan publik. Kunci dari pemahaman politik terdiri dari kekuasaan politik, legitimasi, sistem politik, perilaku politik, dan partisipasi politik. Pada partisipasi politik tersebut, sebagai warga negara yang turut serta dalam pesta demokrasi politik, sebaiknya memang kita mengetahui seluk beluk tentang partai politik agar dapat memilih yang tepat pada pemilu nantinya.
Dari uraian di atas sangat jelas bahwa pemerintah dan juga warga negaranya sangat berkepentingan dan memiliki peranan masing–masing dalam ranah politik, namun dengan porsi yang sesuai serta dengan peran yang telah ditentukan. Berita politik yang ada semestinya dapat menjadi pemersatu bangsa, bukannya menjadi pemecah antar warga negara Indonesia karena berbagai macam persoalan politik yang diselubungi dengan niat–niat tidak bertanggungjawab dari elemen politik yang memiliki tujuan tertentu, salah satunya tujuan untuk memecah belah. Perpecahan karena politik tidak akan terjadi jika kita sebagai warga negara cerdas dalam menyikapi suatu persoalan yang terjadi, hingga menyikapi berbagai pemberitaan dengan kepala yang dingin tanpa diikut dengan sikap yang memicu perpecahan tersebut.
Jadi mulai sekarang baca berita politik nasional yang jujur dan benar serta tidak memecah belah bangsa. Bukan cuman asal comot dari beranda facebook misalnya, atau dari portal berita yang pro terhadap satu parpol saja sehingga kita mudah terpengaruh. Berita apapun yang kita dapat harus disaring dan diperkuat dengan sumber dari referensi yang terpercaya tentunya. Satu lagi yang terpenting, sibuk baca dan ngomongin politik apa pekerjaan ibu rumah tangganya sudah kelar, Mak? Jangan sampai kondisi politik rumah tangganya yang kacau balau. Hihihi..

[Catatan Persalinan] Mengapa Harus Induksi?

11
Persalinan normal dan tanpa masalah, tentu menjadi idaman para wanita di dunia ini. Segala macam cara dilakukan, mulai dari menjaga pola makan, istirahat yang cukup, pemenuhan nutrisi, dll, dilakukan sebelum persalinan tersebut. Tak terkecuali bagi saya, saya berpatokan kepada mamah yang melahirkan kelima anaknya dengan normal. Namun harapan itu kandas saat kehamilan saya sudah melewati 40 minggu tetapi tanda-tanda akan melahirkan belum juga datang. Bayi dalam kandungan saya sudah melewati usia kehamilan yang seharusnya. Ketika medis menyatakan saya harus mengeluarkan bayi sesegera mungkin, dan induksi menjadi salah satu pilihannya. Namun hati kecil saya masih tak percaya, mengapa harus induksi? Tak bisakah menunggu sebentar saja sampai saya merasakan mulas dan menjalani persalinan tanpa bantuan obat rangsangan tersebut? Meskipun dengan induksi saya masih bisa melahirkan normal (pervaginaan), bukan operasi.

Baca juga: Welcome, Den Junior!

Cek kandungan
Sepulang dari bidan pas cek up terakhir kehamilan, menjadi salah satu momen paling mellow dalam cerita kehamilan pertama saya. Saat itu HPL udah lewat 6 hari, bidan menganjurkan saya untuk USG dan periksa ke dokter kandungan. Dengan segala nasihatnya,  bagi saya omongan bidan itu lebih terdengar seperti menakut-nakuti. Mungkin karena kondisi emosi bumil yang tidak stabil, jadi kemungkinan terburuk tindakan yang harus diambil untuk bayi saya yang bidan jelaskan telah berhasil membuat saya stress. Sesampainya di rumah, tangis saya tumpah, suami menenangkan. Mamah kasih nasihat, santai saja, katanya, emang belum waktunya lahir, kok. Nanti juga bayinya ngajak sendiri. Nasihat itu seperti menguap di udara.

Periksa dokter kandungan dan USG
Tidak selesai sampai disitu. Malamnya saya memenuhi anjuran bidan, USG di salah satu RS di Cikampek. Saya lupa berapa nomor antriannya, yang pasti saya pasien terakhir malam itu. Jam 11 malam baru dipanggil dan di ruang tunggu sudah tak ada siapapun selain saya dan suami. Bumil sudah kucel, capek, dan yang pasti sudah bedmood. Untuk kedua kalinya, saya merasakan apa yang diomongin dokter kandungan tak lebih seperti yang diucapkan bidan tadi sore. Dokternya terkesan galak dan menyalahkan saya. Dia nanya soal hasil USG pertama kali, saya bilang gak punya laporannya, waktu itu saya USG bidan di Serang. Dokternya sedikit marah, katanya USG apaan di bidan? USG harusnya di dokter kandungan bla bla bla. Ketika saya bilang pernah juga USG di puskesmas, saya menyebutkan nama dokter yang USG pada saat itu. Eh dokternya malah nilai kalau dokter itu mah gak bagus, masih mending dokter ini (membandingkan dua nama dokter yang bekerja di puskesmas tersebut). Saya makin stress saat dokter bilang, kayaknya ibu gak memenuhi makanan yang dianjurkan untuk ibu hamil (saya merasa cukup makan dan nutrisi saar hamil). Ah, intinya saya diomelin dokter. Finally, dokter memutuskan saya untuk segera ambil tindakan induksi karena hasil USG menyatakan air ketuban dalam rahim saya sudah berkurang. 

Apa Itu Induksi?
Dilansir dari laman aladokter.com, induksi adalah proses untuk merangsang kontraksi rahim sebelum kontraksi alami terjadi dengan tujuan mempercepat proses persalinan. Prosedur ini tidak dapat dilakukan sembarangan karena mengandung lebih banyak resiko dibandingkan dengan persalinan normal. Mereka yang menjalaninya sebaiknya mendapat informasi selengkapnya tentang alasan, prosedur, dan resiko yang mungkin dihadapi.
Mengapa harus induksi?
Tindakan induksi tentu tidak boleh sembarangan dilakukan. Hal-hal berikut yang mengharuskan ibu hamil melakukan proses induksi atau mempercepat persalinan dengan cara diberi perangsang:
1. Kondisi medis ibu hamil yang mengalami tekanan darah tinggi dan diabetes. Dalam kondisi ini induksi menjadi pilihan agar ibu tetap bisa diselamatkan.
2. Ibu hamil menderita sakit herpes biasanya sebelum HPL akan disarankan untuk mempercepat persalinan, salah satunya dengan proses induksi.
3. Adanya kondisi yang dapat membahayakan janin apabila terlalu lama berada di dalam kandungan, seperti air ketuban sedikit, hambatan pertumbuhan pada janin, kehamilan lewat bulan, dan pergerakan janin melemah.
4. Selaput ketuban pecah waktu lahir yang dapat meningkatkan resiko infeksi.
5. Kehamilan lewat bulan (41 minggu atau lebih 7 hari dari HPL). Hal ini dilakukan untuk menghindari resiko komplikasi pada bayi. Karena semakin lama bayi di dalam kandungan dikhawatirkan plasenta tidak mampu lagi memasok nutrisi untuk bayi, karena plasenta hanya mampu bertahan sampai akhir minggu ke-42.

Menyiapkan mental
Setelah diskusi panjang dengan suami dan dibumbui drama-drama menjelang persalianan, mau tidak mau saya harus memutuskan. Penginnya sih ngikutin yang dibilang mama, "orangtua jaman dulu banyak yang lahirannya usia kandungan 10 bulan, alhamdulillah sehat-sehat ibu dan bayinya, emang kalau belum waktunya brojol mah ya gak akan brojol." tapi saya juga percaya dengan ilmu kedokteran. Jika saya tetap mempertahankan untuk tidak segera melahirkan bayi saya, padahal air ketuban sudah sedikit, resikonya adalah keselamatan bayi dalam kandungan saya. Dengan menyiapkan mental dan terus berdoa, sorenya saya memutuskan untuk diinduksi di salah satu RS di kota saya. Sempat bingung juga memilih RS yang mana, karena sebelumnya saya tidak pernah kontrol kehamilan di RS, melainkan di bidan karena niatan awal lahiran di bidan dekat rumah. Tapi qodarullah, Allah adalah perencana dan penentu paling baik, saya percaya itu..

Yuk, Berlibur Ke-5 Negara yang Memiliki Biaya Hidup Murah!

18
Liburan ke luar negeri selalu identik dengan kata mahal, iya nggak sih? Apalagi kalau liburannya ke Benua Eropa atau Amerika. Belum lagi dengan biaya pembuatan visa. Eh tetapi, ternyata masih ada negara-negara di Benua Eropa dan Amerika yang masih bersahabat dengan biaya hidup untuk para traveler, khususnya backpacker, loh. Seperti negara-negara di bawah ini yang berada di Benua Asia Tenggara, Eropa, ataupun Amerika bisa dijadikan pilihan untuk berlibur ke luar negeri dengan biaya hemat.
Candi Angkor, Kamboja (foto by amikomalasari.wordpress.com)
1. Kamboja
Negara Kamboja yang termasuk keanggotaan ASEAN menawarkan liburan tak hanya menyenangkan, tapi juga murah. Bayangkan saja, untuk penginapan hanya dengan mengeluarkan kocek Rp50.000 kita sudah bisa tidur di sebuah hostel. Begitu pun untuk makanannya, di Kamboja satu porsi makan sekitar Rp40.000 hingga Rp60.000. Namun, bagi muslim harus lebih berhati-hati dan cermat saat memilih makanan di Kamboja.  Untuk objek wisatanya, kita bisa mendatangi ciri khas pariwisata di Kamboja, yakni Angkor Wat atau Candi Kota karena candi yang memiliki luas 76.000 meter persegi ini berada di tengah kota. Hanya dengan Rp203.000 per kelompok, kita sudah bisa berkeliling seharian menggunakan tuk-tuk (alat transportasi serupa delman tapi menggunakan motor). Malamnya, kita bisa mengunjungi Angkor Night Market untuk mencari oleh-oleh, misalkan kain khas tradisonal Kamboja, Krama.
Pantai pasir putih Mue Nei, Vietnam
2. Vietnam
Negara Vietnam yang berada paling timur di Semenanjung Indocina Asia Tenggara ini menawarkan destinasi yang memukau, seperti Pantai Mue Nei yang berpasir putih atau Dalat sebuah kota cocok untuk berbulan madu, dengan pemandangan lanskap danau dan pegunungan serta suasana sejuk dan tenang. Untuk urusan makanan dan minuman,  harga satu cangkir kopi hanya sekitar Rp12.000. Bahkan dengan Rp10.000 saja kita sudah bisa mencicipi Banh Mi (sejenis sandwich) dan sepiring spring rolls Rp36.000. Pergi ke mana saja pun tergolong murah dan mudah. Kita dapat memilih menggunakan taksi, ojek online, ataupun bus. Untuk harga bus sekitar Rp15.000 hingga Rp42.000 dan rate untuk taksi per kilometernya Rp6.700 hingga Rp7.280. Tak jauh dengan harga hostel di Kamboja, di Vietnam pun kita dapat menginap semalam dengan kocek mulai dari Rp68.000.

Jembatan Chain, Hongaria (foto by pixabay.com
3. Hongaria
Hongaria termasuk salah satu negara di Eropa dengan kota bersejarah. Beberapa objek wisata yang layak dikunjungi, seperti Danau Balaton, Jembatan Chain, atau Botanical Garden. Ibu Kota Hongaria, yakni Budapest, selalu dianggap memiliki biaya hidup mahal termasuk untuk berlibur. Padahal biaya hidup di Budapest jauh lebih murah dibandingkan dengan negara Eropa lainnya. Mata uang Hongaria, yakni Hungarian Forint, 300 HUF senilai Rp15.519. Tak seperti harga hostel di negara Eropa lainnya, di Hongaria harga hostel semalam sekitar Rp130.000 dan hotel Rp190.000 sampai Rp525.000. Begitu pun dengan harga makanan, kamu bisa menekannya dalam sekali makan Rp65.000 sekelas negara di Benua Eropa.
Monesteri Sanahim, salah satu bangunan bersejarah di Armenia (foto by: perigundul.com)
4. Armenia
Nah, jika kita ingin mengunjungi salah satu negara di Eropa, tapi bujet terbatas dapat menjadikan Armenia sebagai tujuannya. Armenia, Ibu Kota Yerepan ini, dikenal sebagai salah satu kota di dunia dan tempat dimana terdamparnya bahtera Nabi Nuh Alaihissalam. Objek wisata di Yerepan pun banyak yang gratis, lho! Contohnya saja bangunan-bangunan bekas gereja bergaya klasik. Untuk makanan saja satu buah roti hanya Rp6.000. Sedangkan untuk akomodasi jika  datang berkelompok lebih baik menyewa apartemen yang dipatok mulai dari Rp400.000 sampai dengan Rp500.000. Sesampainya di Yerepan, kamu diharuskan untuk membuat Visa on Arrival dengan biaya mulai dari Rp68.000
 
Grand Palace, Thailand (foto by: bangkok.com)
5. Thailand
Hindari daerah Sukhumvit jika tak ingin terjebak dengan harga-harganya yang selangit. Untuk mencari penginapan murah, kita bisa datang ke daerah Khaosan Road. Untuk berkeliling objek wisata di Kota Bangkok ini, kita bisa memanfaatkan transportasi umum salah satunya BTS (Bangkok Mass Transit System) mulai dari Rp6.038 hingga Rp16.012 atau jika berkelompok lebih baik menggunakan taksi sehingga bisa dibagi dengan jumlah orang yang ikut. Nah, untuk makan, pilih saja makanan khas Thailand yang dijual di pinggiran jalan dengan harga mulai dari Rp15.000 hingga Rp30.000. Jangan khawatir dengan rasanya, dijamin enak dan bersih! Untuk objek wisata, sempatkan diri untuk berkunjung ke Wat Hua Krabeu atau Taman Suan Rot Fai, tanpa dipungut biaya sedikit pun.

Pada umumnya, harga tiket pesawat di negara-negara di atas jika dilihat dari situs online sekitar mulai dari Rp1.461.000 hingga Rp13.979.900. Agar lebih pasti, kamu dapat cek harga tiket melalui Reservasi.com yang bisa diakses melalui website atau aplikasi yang tersedia di Play Store dan App Store.

Weeeh, jadi ngiler kan? Hehe..., yuk siapkan waktu dan uang untuk liburan!

Welcome, Den Junior!

2
Yeay... Akhirnya! Ini dia postingan pertama saya pasca melahirkan yang (mungkin) udah ditunggu-tunggu. Hohoho. 

Gak kerasa baby yang awalnya uyek-uyekan dalam perut, sekarang usianya udah sebulan. Udah bisa lihat wajah ibunya, nangis kenceng minta mimi atau pipis/pup, dan yang pasti udah dikasih nama.

Bicara soal nama, sebetulnya dari awal-awal nikah, suami udah siapin beberapa nama calon bayi kami, beberapa nama anak laki-laki dan perempuan. Tapi entah kenapa, pas udah lahiran nama-nama itu enggak ada satupun yang dipake XD

Ceritanya setelah di-USG dan ketauan kalau babynya laki-laki, satu nama baru mencuat dari kepala suami. Kebetulan suami habis baca buku Journey to Andalusia. Nama sang penakluk Andalusia, Thariq bin Ziyad, amat memikat suami kala itu. Saya setuju-setuju saja, tentu dengan doa yang terselip di dalamnya: semoga kelak anak kami bisa setangguh dan seberani Thariq dalam menegakkan agama Allah.

Nama tersebut tidak dipakai bulat-bulat. Suami ingin menyelipkan namanya juga. Katanya waktu kecil suami saya itu gendut (melihat kenyataan yang sekarang agak gak percaya kalau beliau pernah gendut XD). Mangkanya dia dipanggil Dede Badut atau DedeNdut dan akhirnya  disingkat menjadi "Deden" bhuahahahaha :D. Jadilah saya dan suami sepakat kalau anak pertama kami nanti akan diberi nama Muhammad Thariq Den Ziyad.
Baby Denji 2 hari
Belum selesai sampai di situ. Sebagai anak penurut yang berbakti kepada ortunya, eciee, suami masih harus meminta restu pada orangtuanya di Serang. Apakah nama tersebut cocok, atau mungkin ada usulan nama lain. Bapak mertua bilang lebih baik pakai nama Jiad (pakai jim), bukan Ziyad (pakai zai). Karena Ziyad artinya meningkat sedangkan Jiad berasal dari kata Jihad. Hal itu karena nama tengah Den, berasal dari kata Dien yang artinya agama. Jadi Den lebih pas jika disandingkan dengan kata Jiad.
Baby Denji 1 bulan
Akhirnya kami manut apa kata bapak mertua. Karena merasa terlalu panjang, akhirnya nama Thariq dihapuskan. Finally, nama bayi pertama kami adalah Muhammad Den Jiad (Anak laki-laki yang berjuang untuk agamanya). Nama panggilannya Denji, baby Denji. Doakeun semoga sehat, jadi anak yang shalih, dan penyejuk bagi kedua orangtuanya. Aamiin.

Hai, welcome world, baby Denji. He is Den junior!

Begini Caranya Jadi Bos yang Pengertian Agar Karyawan Tidak Stres

18
Jadi bos baik dan pengertian. (Foto: Thinkstock)
(kumparan, 20-07-2017) Kondisi mental yang sehat menduduki posisi yang sama pentingnya dengan memiliki tubuh bugar. Sayangnya, banyak orang yang tak menyadari dan cenderung menyepelekan hal ini.

Di lingkungan kerja, banyak karyawan yang merasa stres dan tertekan akibat beban pekerjaan yang menghimpit. Tak sedikit yang mengeluh karena memiliki bos dan lingkungan kerja yang terasa mengintimidasi.

Yang diutamakan hanyalah kerja, kerja, dan kerja. Hal ini terjadi karena masih banyaknya orang yang tak mengerti soal betapa pentingnya menjaga kesehatan mental. Padahal, tingkat kebahagiaan dan kepuasan yang dialami karyawan sangat memengaruhi kreativitas. Jika karyawan merasa senang, produktivitas pun secara otomatis akan meningkat.

Perasaan rileks, bahagia, dan dihargai memegang peranan penting dalam menentukan kesehatan mental seseorang. Jika kamu merupakan seorang bos atau atasan yang membawahi karyawan, hal ini penting untuk kamu ketahui. Ini dia sederet hal yang harus kamu pahami soal cara menjadi bos yang baik dan pengertian!

1. Pahami Bahwa Kesehatan Mental Sama Pentingnya Dengan Kesehatan Fisik

Banyak bos yang berpikir bahwa satu-satunya alasan karyawan boleh mengambil cuti hanyalah ketika ia jatuh sakit. Demam, flu, atau penyakit fisik lainnya. Coba ubah pola pikir yang satu ini. Jika ada karyawan mengambil cuti dengan alasan sedang stres atau ingin refreshing, jangan pernah menolaknya mentah-mentah. Sadari bahwa hal itu adalah hak mereka. Semua orang memiliki permasalahan hidup yang berbeda-beda.
"Anda harus merespon persis sama seperti sedang menanggapi cuti sakit atau cuti berduka (ada yang meninggal)," jelas Chris O’Sullivan, kepala pengembangan bisnis dan hubungan dari Mental Health Foundation. "Jika karyawan meminta cuti dan mengatakan padamu bahwa hal ini berkaitan dengan kondisi kesehatan mental, maka memang benar mereka sungguh membutuhkan waktu," sambungnya lagi.
Jadi, pastikan kamu menanggapinya dengan pantas, bukannya mencemooh dan menyuruh karyawan untuk kembali bekerja. Kamu tentunya tak ingin menganggung risiko karyawan jadi semakin stres dan depresi, bukan?

2. Ajak Bicara Empat Mata

Jika ada karyawan yang mengajukan cuti akibat merasa kelelahan dan stres, sebaiknya ajak mereka untuk bicara. Bahas apa yang jadi masalah dan kendala yang dihadapi, lalu coba cari jalan keluarnya bersama.
Hal ini penting, karena akan memengaruhi produktivitas karyawan dalam jangka panjang. Tunjukkan bahwa kamu mengerti dan peduli akan masalah yang sedang dihadapi karyawan.
Karyawan yang merasa diperhatikan oleh atasan tentunya bisa merasa jauh lebih baik. Namun jika sang karyawan menolak untuk menceritakaan masalah pribadi yang dialami, jangan memaksa dan hargai keputusannya.

3. Jangan Gengsi Tawarkan Bantuan

Sebagai atasan, penting bagi kamu untuk mengenal dan memiliki hubungan baik dengan karyawan. Sebuah percakapan sederhana bisa membawa pengaruh besar dalam kehidupan seseorang. Sebagai bos, kamu harus bisa memosisikan diri sebagai pendengar yang baik. Tak menutup kemungkinan juga bahwa sang karyawan akan menolak terbuka dan menceritakan kisahnya.
Namun yang terpenting, kamu harus memastikan sang karyawan tahu bahwa tak ada hal yang perlu ditakutkan. Kamu siap untuk membantu kapanpun mereka membutuhkan. Ini penting untuk memberi rasa aman dan nyaman kepada karyawan.

4. Izinkan Karyawan Memberi Masukan

Mustahil bagi sebuah perusahaan untuk berkembang jika kamu (sebagai bos) menutup diri dari kritik dan saran. Dibutuhkan banyak ide segar untuk bisa memajukan perusahaan.
Pastikan komunikasi dengan karyawan terjalin dengan baik. Jangan pernah membuat karyawan merasa tak dihargai akibat sarannya tak pernah kamu dengar dan tanggapi. Jangan juga menciptakan suasana kerja menegangkan yang membuat karyawan jadi takut untuk mengeluarkan pendapat.

5. Peka Terhadap Kondisi Karyawan

Kamu sebagai atasan wajib mengetahui setiap gejolak yang terjadi pada karyawan. Apakah ia sedang stres dikerjar deadline, tertekan beban pekerjaan yang menggunung, atau justru memiliki masalah dengan kolega kantor lainnya.
Jika terjadi perubahan tingkah laku yang tak biasa pada karyawan, jangan segan untuk langsung mengajaknya bicara.

6. Ciptakan Suasana Kerja Nyaman

Utamakan kualitas, bukan kuantitas. Jangan pernah memaksa karyawan untuk bekerja hingga larut malam di kantor. Sebagai atasan, kamu mampu menciptakan suasana kerja yang menyenangkan dan nyaman. Jangan kaku!
Jadikan karyawan sebagai partner, bukannya bawahan yang bisa kamu perintah sesuka hati. Juga jangan membatasi karyawan untuk memanfaatkan hak yang mereka miliki. Seperti menikmati jam makan siang dengan santai, cuti liburan, menerima reward, dan sebagainya. Percayalah, karyawan yang bahagia akan jadi lebih produktif dan memberi dampak positif terhadap perusahaan.
(Sumber tulisan: kumparan.com

Belanja Online Dompet Pria Branded dengan Harga Miring

16
Akhir-akhir ini mamah agak terheran-heran, kenapa sering ada kurir pengantar paket ke rumah. Tak tahunya, saya dan adik laki-laki saya lagi demam belanja online, sejak banyak toko online bermunculan, seperti misalnya MatahariMall. Mulai dari baju lebaran, kosmetik, jaket, perlengkapan calon debay, dan makanan ringan, rata-rata beli lewat internet.
Bagi saya, belanja online di internet cukup efektif baik dalam hal waktu, tenaga, keleluasaan memilih, maupun keuangan. Terlebih ketika saya mulai hamil dan mengalami 'mabok' parah ketika berkeliling di mall atau pasar saat mencari barang yang ingin dibeli. Tentu, belanja online menjadi alternatif terbaik bagi saya saat ini.
Beberapa waktu lalu terpikir untuk membelikan sesuatu untuk suami. Sebelumnya saya membelikannya kemeja baru untuk dipakai saat lebaran. Kali ini saya berencana membelikannya dompet pria branded. Teringat bahwa suami terakhir membeli dompet sekitar satu tahun lalu. Itu pun beli di pedagang kaki lima dengan harga 35 ribu rupiah.
Saya mulai berselancar di internet. Mencari barang yang saya cari tersebut. Tentu pertimbangan harga berikut potongannya, merek, model dompet yang pas untuk suami, keamanan toko yang menjual, dan seabreg pertimbangan ala ibu-ibu yang lainnya.
Karena lumayan sering belanja secara online, gak melulu dapat harga bagus dengan barang yang OK. Misalnya saja dulu pernah beli sepatu. Memang sih harganya terjangkau, tapi dalam hitungan beberapa minggu saja sepatu tersebut sudah jebol. Karena pengalaman tersebut, kali ini tentunya harus lebih hati-hati lagi.
Lumayan bingung juga ya menentukan beli yang mana. Maklumlah pilihannya banyak. Dari model yang biasa-biasa saja sampai yang keren elegan. Dari yang murah sampai yang mahal. Tapi tetap saja, yang mencantumkan label diskon lebih dilirik. Hehe.

Tips sederhana saya dalam memilih dompet untuk suami kira-kira seperti ini:
1. Pilih model yang sesuai dengan karakter laki-laki atau yang akan memiliki dompet tersebut. Jangan karena kita yang membelikan, malah seenaknya memilih model sesuai selera kita.
2. Pilih warna yang netral dan maskulin. Seperti warna hitam atau cokelat.
3. Sesuaikan ukurannya berdasarkan fungsi dan kebutuhan. Jangan terlalu besar atau terlalu kecil. Standar yang bisa masuk saku celana pria.
4. Perhatikan brand atau merek yang menjamin kualitas barang.
5. Pilih yang sesuai dengan budget rencana awal, jangan sampai jauh di atasnya. Tapi jangan pelit-pelit juga dalam menentukan budget.
Nah setelah memerhatikan hal di atas, selanjutnya kita akan di hadapkan pada banyaknya pilihan berbelanja secara online, misalnya saja melalui:
1. Situs belanja online yang sudah terjamin keamanannya. Biasanya situs-situs tersebut memiliki banyak pilihan, baik brand-brand maupun dari toko-toko terkenal yang menyediakan barang-barang bagus dan berkualitas tinggi. Biasanya, mereka juga menyediakan pilihan untuk jasa pembayaran dan pengirimannya. Belum lagi promo dan diskon yang disediakan, bisa jadi pertimbangan untuk mendapatkan harga miring.
2. Toko online yang menggunakan media sosial, seperti facebook dan instagram untuk berjualan. Untuk keamanan, pastikan ada testimoni pembeli dan bukti pembayaran atau pengiriman barang. Walaupun begitu, kita harus tetap hati-hati karena hal tersebut bisa dimanipulasi.
3. Pribadi yang menjual barang preloved, alias barang pernah pakai tapi masih sangat layak pakai. Bahkan kita bisa mendapatkan barang baru yang dijual karena tidak terpakai oleh pemiliknya.

Sekiranya itu yang bisa dijadikan pilihan untuk membeli dompet pria branded melalui internet. Pastikan pilihannya jatuh pada barang yang sesuai kebutuhan dan tentunya dengan harga murah tapi kualitas gak murahan.

Menikmati Cumi Goreng dan Bubur Enak di Jakarta

10
Bisa dibilang saya merupakan salah satu penggemar ikan dan makanan laut lainnya, terutama cumi. Bagi saya, berbagai jenis ikan, baik itu ikan air tawar maupun ikan laut dan seafood menjadi menu yang paling aman dikonsumsi ketika berada di luar rumah, terlebih bila dibandingkan dengan olahan daging ayam, bebek, kambing, atau sapi. Tentu jenis makanan yang saya sebutkan tadi sudah jelas kehalalannya karena tidak ada syarat khusus dalam syariat penyembelihannya. Berbeda dengan daging binatang ternak, kita kan gak tahu kalau daging ayam atau sapi di rumah makan A misalnya, disembelih dengan nama Allah atau tidak. Dari pada was-was dan ragu, jadi saya lebih milih jalan aman saja. Lagipula daging ikan dan seafood tak kalah enak dan bergizi tentunya.
Ngomong-ngomong soal seafood, nah kali ini saya mau berbicara sedikit tentang cumi goreng. Kebetulan di kehamilan pertama ini, saya semakin suka dengan olahan cumi. Makanan ini biasa dijadikan sebagai appetizer (hidangan pembuka) namun bisa juga dijadikan main course (hidangan utama). Kalau di Indonesia sendiri, cumi goreng ini paling enak disajikan dengan nasi putih hangat dan cah sayur seperti cah kangkung, cah sawi, cah brokoli atau cah tauge, asal jangan disajikan dengan cah gemblung atau cah cilik aja ya, hehe. Eh tapi cumi goreng juga gak kalah enak kalau dimakan bareng bubur ayam.

Karena saya tak begitu pandai memasak, jadi saya lebih memilih untuk mencari salah satu olahan cumi ini di luar. Tak sulit sebenarnya mencari tempat makan cumi goreng dan juga bubur spesial di Jakarta. Namun yang rasanya otentik dan racikan nya tepat, mungkin masih harus pilih-pilih. Hal ini dikarenakan seringkali cumi goreng berbalut tepung terasa alot ketika dimakan. Jadi seperti makan tepung dulu, baru cumi nya. Wajar saja, mungkin karena pengolahannya kurang tepat. Ini yang mengurangi kenikmatan dari hidangan yang juga disebut dengan fried calamari ini. Karena mengolah seafood memang susah-susah gampang, perlu koki yang handal untuk bisa mengolah cumi goreng tepung menjadi hidangan yang istimewa. Cumi goreng tepung selain bisa dijadikan sebagai side dish, bisa juga dijadikan camilan. Apalagi jika sudah dicocol dengan saus sambal dan mayonais. Hm..lezaaaat banget deh pokoknya.

Cumi goreng juga sering diolah menjadi beberapa jenis masakan. Mulai dari saus tiram, saus Padang, saus asam manis, sampai lada hitam. Beberapa orang ada yang kurang suka dengan cumi yang langsung diolah, karena baunya yang cenderung amis, sehingga untuk mengolahnya ke masakan yang lain, cumi digoreng terlebih dahulu dengan tepung racikan. Dengan balutan tepung, cumi akan terasa lebih renyah, garing (crispy) dan sedikit berminyak. Apalagi jika sudah diracik dengan bumbu-bumbu lainnya.
Karena agak berminyak, cumi goreng memang paling cocok disajikan dengan saus berbumbu seperti cumi goreng lada garam yang memiliki citarasa yang agak pedas. Hal ini bisa meminimalisir rasa enek yang ada pada cumi goreng. Jadi jangan salah pilih tempat makan cumi atau bubur enak di Jakarta. Tempat makannya juga harus yang bersih dan cozy sehingga higienitas nya terjamin. Lebih enak lagi jika bisa makan seafood murah, makan bersama teman-teman atau keluarga jadi lebih menyenangkan.

Wisata Murah Meriah Pohon Miring Karawang

6
Dokpri
Jalan-jalan kali ini sebetulnya gak direncanakan sama sekali. Jadi ceritanya hari Sabtu pagi minta anter suami buat ambil buku di sekolah. Setelah urusan sekolah selesai, muncul ide untuk mampir ke rumah teteh yang emang masih satu arah dengan sekolah tempat saya ngajar. Sesampainya di rumah teteh, setelah ngobrol dan makan siang, terus ditanya sama si teteh: mau ke Pohon Miring enggak? Sekalian aja lewat pas jalan pulang.

Dan lokasi wisata yang lumayan lagi ngehit di Karawang ini emang deket dari rumah si teteh. Hanya sekitar 5 menit menggunakan kendaraan bermotor. Setelah perlintasan kereta api gang Purwasari, masuk ke dalam sekitar 100m dan langsung sampai di lokasi.

Wisata lokal Pohon Miring ini memang baru terekspos beberapa tahun belakangan. Sebelumnya lokasi ini sekedar dijadikan tempat 'nyari angin' atau lari pagi warga sekitar. Setelah terekspos media sosial, barulah mulai dibuka untuk umum sebagai tempat wisata. Beberapa fasilitas sederhana mulai dibangun, seperti sarana parkir, bangku taman, dan jembatan.

Berhubung saya kesananya pas weekend, maka gak aneh kalau lokasinya lumayan padat pengunjung. Karena alasan itu pula rasanya keasrian yang digembor-gemborkan itu tidak saya dapatkan di sana.

Gak aneh sih kenapa bisa puadet banget pengunjungnya, selain karena tempatnya strategis, wisata lokal ini juga tanpa tiket masuk alias gratis. Hanya dikenakan biaya parkir 3 ribu rupiah untuk kendaraan roda dua (roda empat menyesuaikan).
Dokpri

Dokpri
Dokpri
Dokpri
Hal yang menarik perhatian saya dan ini juga merupakan salah satu faktor ketidaknyamanan sebuah tempat wisata, di lokasi wisata lokal ini hampir seperempatnya dihiasi oleh pedagang kaki lima. Mulai dari warung semi permanen, penjual baju, cilok, gerobak es, bakso, mie ayam, sampai rujak dan pedagang buah potong tumpah ruah di tempat ini. Belum lagi boots mainan anak-anak, seperti mandi bola, istana balon, perosotan, dll. Sudah pernah ke Bendungan Walahar? Nah, kira-kira kondisinya seperti itu. Sampah pengunjung? Lumayan menghiasi dan nyolok pandangan XD hueheheh..

Tapi seperti yang sudah saya bilang di atas, tempat ini menjadi alternatif wisata warga sekitar yang ingin menghabiskan waktu bersama sanak saudara di luar rumah. Kebanyakan dari pengunjung memilih untuk menggelar tikar dan membuka bekal yang mereka bawa dari rumah.

Kalau saya dan suami? Cukup berkeliling sebentar lalu memutuskan untuk pulang. Maklumlah karena jalan-jalannya juga gak direncanakan.


Resep Pisang Pasir Keju

17
Salah satu buah yang sering ada di rumah adalah pisang. Kadang sampai bosen dan bingung mau diolah jadi apa lagi. Kalau sebelumnya cuman digoreng mentega lalu dikasih keju, kali ini dapat resep baru dari teteh, katanya namanya "Pisang Goreng Pasir Keju", ada juga yang menyebutnya pisang nudget. Gak seperti biasanya nih, kali ini pengin berbagi resep sederhananya di blog. Kali aja bisa bermanfaat bagi banyak orang. Tsahhhh... XD Yaudah, langsung saja nih resepnya.


Resep Pisang Pasir Keju

BAHAN:
Pisang
Terigu 2 sendok makan
Garam secukupnya
Air secukupnya
Minyak goreng
Tepung roti
Keju parut
Seres
Susu kental manis

CARA MEMBUAT
1. Potong pisang serong kecil-kecil.
2. Buat adonan terigu, air, dan garam (seperti membuat adonan pisang goreng, tapi buat agak encer).
3. Celupkan potongan pisang ke dalam adonan terigu, kemudian gulingkan di atas tepung roti.
4. Goreng hingga berwarna kecoklatan
5. Tambahkan toping keju parut, seres, dan SKM di atasnya.
6. Pisang Pasir Keju siap disajikan. Enak banget dimakan hangat-hangat dan ditemani teh tanpa gula atau susu coklat.

Gimana, mudah dan simpel banget kan? Yuk, bikin!

Penikmat Asinan Buah dan Sayur

2
Dari kecil sampai sekarang, saya suka banget sama yang namanya asinan. Baik itu asinan buah maupun asinan sayur. Yang saya rasakan dulu sih, makanan ini identiknya sama bulan Ramadhan dan lebaran aja. Soalnya biasanya mama saya suka beli asinan sayur untuk menu berbuka selain kolek, kurma, es buah, gorengan, atau takjil lainnya. Sedangkan untuk asinan buah, saya temuin ketika lebaran, biasanya warung tetangga sebelah menjualnya khusus pas di hari lebaran tersebut.

Asinan sayur di tempat saya isinya terdiri dari kol, wortel, toge, mentimun, dan kacang goreng. Sedangkan asinan buahnya tak jauh dari kedondong, nanas, mangga muda, jambu air, dan bengkuang. Dua-duanya kesukaan saya banget, gak bisa nolak deh, apalagi kalau dikasih. Hehe.. Kuahnya yang pedes seger itu.. sruffffftttt... dan sayur atau buahnya yang kres kres aih.. bikin ngeces nulisinnya juga, aduh! XD

Asinan Sayur dan Buah. Awas ngiler! (dokpri)
Nah, kalau zaman masih kecil, bisa makan asinan kalau dibeliin mamah, beranjak dewasa udah bisa lebih mandiri dong. Bikin sendiri? Bukan! hehe.. Boro-boro deh, belajar buat bikin aja belum pernah. Hihi... Maksudnya bisa beli sendiri gitu, tanpa nunggu dibeliin mamah. 

Dan ternyata baru tahu kalau di kota saya, Cikampek, asinan juga bisa didapat selain bulan Ramadhan dan lebaran. Sepengetahuan saya, ada dua toko yang menjualnya setiap hari. Yang pertama di rumah makan Sari Wangi (yang di samping toko plastik Elang Mas, bukan yang di samping Kantor Pos ya), dan yang kedua di toko samping Salon Rita (depan fly over Cikampek).

Saya lebih memilih yang mana? Dua-duanya enak sih, cuman saya lebih suka yang di rumah makan Sari Wangi. Kuah cabenya terasa lebih mantap dan seger banget. Kalau soal harga hanya selisih seribu rupiah. Asinan di Sari Wangi dibandrol 7 ribu, sedangkan di Toko samping Salon Rita harganya 6 ribu rupiah. Wah, lumayan nyaman di kantong kan?

Dan satu hal yang membuat saya semakin menyukai makanan ini, ternyata jodoh saya (suami) juga suka banget makan asinan. Jadi kita suka sengaja jalan berdua ke pasar buat beli asinan itu. Ecieee... cinta sepasang penyuka asinan XD

Lina Astuti