Bertemu di Langit

by - Rabu, Maret 18, 2015

Aku tinggal di bumi. Tapi, carilah aku di langit. Sebab tertahan di antara bintang-bintang. Kau jemput aku dengan do’a-do’a setelah shalatmu. Kau tengadahkan tanganmu atau bersujud, berdo’alah untuk memintaku. Aku tertahan, dan garis batas yang membentang di antara kita selebar langit dan bumi.
(Ada di Langit: Kurniawan Gunadi 2014)


***

Malam masih dengan pesonanya. Hening. Sebuah ketenangan yang tak abadi. Meski suara lain lamat-lamat terdengar, lirih sekali. Seperti nafas halus yang teratur berhembus. Jangkrik tak mengerik sedikitpun. Semua seirama, menjaga kedamaian malam ini, khusyuk, khusyuk penuh takzim. Akupun.

Semoga do’aku—doamu dipertemukan di langit. Dan esok, Allah membumikannya untuk kita. Aamiin.

You May Also Like

2 komentar

  1. Balasan
    1. doanya yang bertemu di langit :)
      akakakkakak..gimana yak jelasinnya :D

      Hapus