Dalam Sakit, Larik Puisi Sapardi Djoko Damono

by - Kamis, Juni 23, 2016

Bagi pecinta puisi, siapa yang tak kenal dengan Sapardi Djoko Damono (SSD)? Sastrawan yang terkenal dengan puisi-puisinya yang beraliran puitic romantik ini telah mengabdikan puluhan tahun di dunia sastra. Bahkan di usianya yang senja, SSD kerap eksis dalam karya.

Saya yang merupakan penikmat puisi juga lantas jatuh cinta dengan puisi-puisi beliau. Baik ketika dinikmati dalam bentuk teks maupun musikalisasi puisi.

Salah satu puisi SDD favorit saya adalah yang berjudul Dalam Sakit. Puisi ini memiliki pesan religus yang mendalam, yaitu tentang kematian.

Berikut saya tuliskan kembali larik puisi Sapardi, Dalam Sakit:

Dalam Sakit
Waktu lonceng berbunyi
Percakapan merendah
Kita kembali
Menanti-nanti
Kau berbisik
Siapa lagi akan tiba
Siapa lagi menjemputmu
Berangkat berduka

Di ruang nan dingin
Kita gaib dalam gema
Di luar malam hari
Mengendap
Kekal dalam rahasia
Kitapun setia memulai percakapan
Kembali
Seakan abadi
Menanti-nanti
Lonceng berbunyi
Sastrawan: Sapardi Djoko Damono (SDD)

You May Also Like

1 komentar