Cukupkah Membersihkan Wajah dengan Micellar Water?

by - Sabtu, Juli 21, 2018

Micellar water sering digemborkan sebagai solusi sempurna untuk kulit sensitif, karena ia mengandung bahan-bahan yang ringan dan sebagian besar formulanya terdiri dari air. Micellar water untuk kulit sensitif juga diyakini memberikan kelembutan dan kelembapan lebih, tidak seperti facial wash yang justru sering kali membuat kulit kering. Tetapi, apakah micellar water bisa berdiri sendiri sebagai pembersih wajah yang sempurna?

Gambar: nivea.co.id

Apabila kita menggunakan micellar water setelah memakai makeup tebal, lebih dianjurkan tidak hanya mengandalkan micellar water saja. Untuk hasil yang lebih bersih dan menyegarkan, kita tetap memerlukan facial wash setelah mengusap wajah dengan kapas dan micellar water. Namun, apabila kegiatan kita sehari-hari tidak berat, juga tidak mengenakan riasan tebal dan wajah kita tidak terkena debu dan polusi, menggunakan micellar water saja bisa dibilang cukup. Hanya saja kita tidak boleh irit. Penggunaan micellar yang baik untuk hasil yang bersih hingga ke pori-pori terdalam adalah basahi kapas hingga seluruh bagiannya basah, lalu usapkan merata ke seluruh wajah. Usahakan semua bagian wajah basah oleh micellar water. Apabila kita menggunakan micellar water dengan cara yang hemat atau sedikit, maka bisa dipastikan efek membersihkannya tidak maksimal.

Basuh Wajah dengan Air
Untuk kulit wajah yang sensitif dan berjerawat, kita harus menggunakan micellar water untuk kulit sensitif dan berjerawat. Ini penting, karena kulit yang berjerawat akan mengalami peradangan jika terkena produk yang mengandung bahan keras. Kulit berjerawat harus menggunakan skincare yang khusus diformulasikan untuk jerawat.

Untuk kulit berjerawat, setelah membersihkan wajah dengan micellar water kita bisa membasuh wajah dengan air. Agar, kulit wajah kita tetap mendapatkan kesegaran yang maksimal. Jika kita hanya menggunakan micellar water saja, maka bisa dikatakan ritual membersihkan wajah kita tidak sempurna. Sisa-sisa debu, makeup dan kotoran masih mungkin tertinggal. Itu artinya, wajah kita akan mudah berkomedo, bruntusan atau jerawat akan semakin bermunculan.

Bagaimana jika air di lingkungan kita terlalu asam atau terlalu basa? Jika memang kondisi air tidak memungkinkan kita untuk membasuh wajah, maka kita bisa menggunakan toner. Setelah wajah kita benar-benar bersih, kita bisa menggunakan toner untuk memberikan kesegaran pada kulit. Penggunaan toner yang maksimal tidak hanya sekadar diusapkan di kapas dan ditempelkan ala kadarnya pada wajah. Penggunaan toner terbaru yang diakui memberikan efek lebih maksimal pada wajah adalah dengan cara dituang ke telapak tangan, lalu ditepuk-tepukkan ke wajah kita berulang-ulang kali. Selamat mencoba!

You May Also Like

0 komentar